Seakan satu oasis Tertimbun di bawah prejudis Dicap mundur lagi antagonis Penuh berkudis bias subjudis Tujuh penjuru benua kan akur mengalir darah merah tafakur sedegup jantung mengepam hayat membara bak mentari digali tak berdasar didaki tak tak mampu disasar namun masih ada tertinjau-tinjau membina benteng pembeda menerjah nerjah memakna kasta aku, kau dan dia bukan dari Adam yang satu walau citra, hasrat, darah dan kudrat berkongsi warna yang sama jua rezki tersurat iradat Resah sesah gundah gelisah atau jua tak kesah manusia dan kehidupan di benua manapun kan ketemu persamaan Sejenak itulah ku bermusafir berpusar melihat ragam manusia meraikan kehidupan Tinggalan kota Parsi peradaban silam Di bawa arus kemanusiaan dan kelestarian Lalu aku tiba di bawah langit Parsi dihembus bayu salju dari satu dunia yg terasing Dikh...